Contact

(0721)780887

email

green@radenintan.ac.id

WR II Dr Safari Daud MSosI saat berikan sambutan sekaligus membuka Seminar WED 2023.

Bandar Lampung (Humas UIN RIL) – Dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan, UIN Raden Intan Lampung (RIL) melalui Tim Pengembangan Kampus Berkelanjutan dan Berwawasan Lingkungan (TPKBBL) adakan Seminar World Environment Day (WED) 2023 di Ballroom, Senin (26/06).

Seminar tersebut mengusung tema “Aksi Tanggap Perubahan Iklim: Akselerasi Energi Terbarukan untuk Masa Depan Berkelanjutan” dan merupakan bentuk kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Dr Safari Daud MSosI selaku Pelaksana Tugas Rektor sekaligus Wakil Rektor (WR) II membuka seminar tersebut dan menyampaikan salah satu fokus UIN Raden Intan Lampung sebagai kampus hijau adalah bagaimana melakukan efisiensi energi yang ada di kampus yaitu dengan penghematan listrik.  

“Penggunaan peralatan canggih di kampus tentunya harus diimbangi dengan penggunaan energi non fosil / energi terbarukan,” katanya.

Eko Sulistyo, Komisaris PT PLN saat memaparkan materi.

Kegiatan seminar ini menghadirkan dua narasumber yakni Hamim Zaky Hadibasyir MGis selaku Dosen Fakultas Geografis Universitas Muhammadiyah Surakarta dan Eko Sulistyo selaku Komisaris PT Perusahaan Listrik Negara.

Saat ini, UIN Raden Intan telah menggunakan energi listrik tenaga surya yaitu 2 unit solar panel di asrama dan masjid. Dr Safari berharap, dengan hadirnya para narasumber tersebut dapat menambah pengetahuan dan wawasan dalam pengoptimalan penggunaan energi listrik tenaga surya di UIN.

“Jika memungkinkan kami ingin menambah sumber energi terbarukan yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Bayu,” ungkapnya. 

Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) adalah salah satu pembangkit listrik energi terbarukan yang ramah lingkungan dan memiliki efisiensi kerja yang baik jika dibandingkan dengan pembangkit listrik energi terbarukan lainnya.

Ketua TPKBBL, Suci Wulan Pawhestri MSi mengatakan, seminar ini diharapkan dapat menjadi platform yang berharga bagi para pemangku kepentingan, termasuk akademisi, peneliti, praktisi, para mahasiswa/i sebagai agen perubahan dan aktivis lingkungan. 

Tujuannya, lanjut Suci, untuk berkumpul, berbagi pengetahuan, dan bertukar pengalaman mengenai inisiatif dan solusi yang telah berhasil dilakukan dalam aksi tanggap perubahan iklim.

Hadir pada seminar selain TPKBBL yaitu, para dosen dan mahasiswa prodi Biologi UIN RIL. (An/AH)

Green Campus

Green Campus UIN Raden Intan Lampung

Artikel yang Disarankan